January 04, 2014

Lelaki : Edelweis Kering Di Lembah Abadi – Bagian 4 - Epilog

Kematian selalu datang dengan penuh misteri.

Ada yang sudah bertahun-tahun sakit, namun ternyata berumur panjang. Yang ingin bunuh diri, namun kematiannya tidak pernah datang. Malahan sampai sekarang sehat walafiat, seolah malaikat enggan benar mencabut nafas dari badannya. Ia memang dekat betul dengan kita. Meski dengan cara-cara yang tidak pernah benar-benar kita mengerti.

Namun, ada juga yang datang kepada orang yang sehat bugar. Tidak pernah sakit. Atau tidak pernah ingin mati datang kepada dia dengan segera. Dia berdoa, semoga dipanjangkan umur, tiap kali menghadap kepada Tuhannya, namun nyatanya, harus menemui Tuhan dalam usia sangat muda. Seperti kawanku itu. Yang gagal untuk selamat pada pendakiannya.

rasanya, seperti menelan racun yang manis
meski mematikan
namun masih nikmat dilidah

mengingat mati membuat batin bergetar
betapa dia menjadi dekat sedekatnya
seperti tak pernah mau lepas dari badan

dia menjauh ketika kita mendekat
dan merangkul ketika kita berlari menjauh

namun, siapa yang bisa menolak mati?
semua nafas akan dihentikan pada waktu
yang sangat presisi
tak ada ragu
tak ada tunda
semua pasti

bmkr10414

No comments:

Post a Comment